Tantangan Dalam Traveling Menjadi Hal yang Banyak Diminati


Kalau tahun 2017 solo traveling dan destinasi dalam negeri semakin digemari dan menjadi tren, kira-kira bagaimana dengan tahun 2018?

Semakin banyaknya destinasi traveling yang dikunjungi membuat para traveler makin ketagihan mengunjungi tempat wisata lainnya. Kecanggihan teknologi dan tren sharing pengalaman traveling di sosial media akhirnya menciptakan tren traveling baru. Berikut tren traveling yang diprediksi akan ngehits di tahun 2018.

1. Destinasi kurang populer makin digemari

Sosial media dan internet menambah wawasan akan destinasi menarik yang bisa dikunjungi. Banyak yang akhirnya 'melebarkan sayap' mengunjungi negara yang tadinya dianggap terlalu jauh dan mahal seperti Jepang, Selandia Baru, negara-negara di Eropa, dan lainnya.

Karena destinasi wisata populer dianggap semakin mainstream, banyak yang mulai melirik destinasi lain yang tak kalah indah namun underrated. Negara/ tempat yang tak begitu terkenal berarti biayanya juga tak semahal destinasi populer dan terkesan unik serta adventurous.

Kalau di tahun 2017 Islandia tiba-tiba menjadi tujuan wisata yang seksi serta menantang, tahun 2018 Greenland diprediksi akan naik daun. Greenland memiliki landskap alam yang menarik mulai dari glaciers hingga air terjun. Selain itu ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan disana mulai dari hiking, mengunjungi desa-desa kecil sampai melihat budayanya yang unik.

Selain Greenland, Estonia, sebuah negara kecil di Eropa timur juga diprediksi menjadi populer di tahun 2018. Estonia memiliki kekayaan arsitektur yang cantik dan instagrammable, kastil-kastil abad pertengahan Eropa yang mirip dengan negeri dongeng serta perpaduan budaya Skandinavia, Eropa dan Russia yang menjadikan negara ini semakin unik.

2. Pengalaman lokal saat traveling

Semakin sering traveling, para traveler menjadi semakin kritis dan ingin mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam dan otentik dari negara atau tempat yang dikunjunginya.

Tinggal di akomodasi milik warga lokal seperti lewat situs Airbnb akan semakin sering dijadikan pilihan saat traveling. Hang out dengan warga setempat, masak dan makan di rumah orang lokal dan pengalaman otentik lainnya saat traveling akan semakin dicari pada tahun 2018.

3. Traveling ke destinasi menantang dan berbahaya

Adanya travel warning dan label berbahaya terhadap beberapa negara malah membuat para traveler, terutama generasi milenial merasa semakin tertantang di tahun 2018 nanti.

Tak heran bila beberapa negara menjadi semakin populer di mata para traveler. Destinasi seperti Iran, Maroko, Mesir, Kuba dan lainnya dianggap cantik, berbudaya menarik dan memiliki banyak keindahan yang tertutupi karena banyaknya berita buruk mengenai negara-negara tersebut.


4. Liburan untuk kesehatan dan kebugaran

Berawal dari keinginan ingin mendapatkan sesuatu yang lebih dari sekedar rileks saat liburan menjadikan traveling untuk kesehatan dan kebugaran menjadi tren di 2018.

Saat liburan, orang juga ingin mengikuti progam kebugaran tubuh seperti yoga, spa, olahraga lainnya bahkan sekalian berobat. Malaysia, Bali dan Thailand adalah beberapa destinasi yang sering dicari para traveler jenis ini.

0 komentar:

Posting Komentar