Selasa, 27 November 2018

Langkah Awal Melakukan Investasi Reksadana

Langkah Awal Melakukan Investasi Reksadana

Bagi Anda yang ingin menjaga kondisi keuangan di masa depan, berinvestasi merupakan keputusan yang tepat. Untuk melakukan investasi tersebut, Anda membutuhkan modal yang tidak sedikit. Tanpa adanya modal tersebut, kegiatan invetasi tidak dapat dilakukan. Bagi Anda yang tidak memiliki modal dalam berinvestasi, Anda tidak perlu merasa khawatir akan kondisi tersebut. Reksadana merupakan salah satu produk populer yang dikelola dan dapat dimanfaatkan untuk membeli saham, obligasi dan instrumen keuangan lain. Kemudahan produk keuangan tersebut terletak pada jumlah investasi yang tidak sebesar investasi saham hingga puluhan juta rupiah. Dengan kemudahan tersebut, Anda harus dipusingkan dengan obligasi atau saham yang akan dibeli. Anda hanya harus menentukan jenis apa yang akan dibeli dimana manajer investasi akan mengolah modal yang Anda investasikan. Ketika Anda memperhatikan akan investasi yang dilakukan melalui Reksadana, anggapan investasi yang mahal dapat Anda tepis. Hal tersebut dapat dilihat dari produk saham Reksadana yang menawarkan investasi dengan modal yang ringan. Minimal saham sebesar Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000 merupakan modal minimal saham yang dapat Anda beli melalui Reksadana.

Investasi Reksadana sendiri menjadi jenis investasi strategis yang dapat dipilih oleh masyarakat pemodal. Masyarakat pemodal tersebut dapat berasal dari pemodal individual atau pemodal institusional. Tidak hanya itu, bagi pemodal kecil dan bagi mereka yang tidak paham dengan baik akan literasi keuangan, melakukan investasi di Reksadana menjadi kebijakan paling tepat yang dapat dilakukan. Bagi Anda yang ingin mengetahui langkah awal ketika akan melakukan investasi di Reksadana, simak penjelasan mengenai langkah apa yang perlu Anda lakukan di bawah ini:

1. Menentukan tujuan

Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika melakukan investasi adalah menentukan tujuan. Apakah nantinya uang yang Anda investasikan akan digunakan untuk masa depan anak, membeli rumah impian di masa depan atau digunakan untuk  dana pensiun. Jika tujuan Anda melakukan investasi untuk jangka panjang, Reksadana menjadi jenis investasi yang tepat untuk Anda pilih. Jangan pernah melakukan investasi tanpa tujuan karena hal tersebut merupakan hal yang sia-sia.

2. Mengenai jenis Reksadana

Sebelum melakukan investasi, Anda wajib untuk mengetahui jenis Reksadana yang ditawarkan. Reksadana pasar uang, index, saham, pendapatan tetap, dana terproteksi, penyertaan terbatas, dollar, syariah, saham dan campuran merupakan jenis Reksadana yang dapat Anda pilih. Dari jenis Reksadana yang ada, Reksadana pasar uang, saham, campuran dan dana terproteksi menjadi jenis Reksadana yang paling populer saat ini.

3. Tentukan lama waktu untuk berinvestasi

Reksadana memberikan pilihan waktu melakukan investasi yang berbeda-beda. Investasi 1 hingga 3 tahun, 3 sampai 5 tahun, investasi lebih dari lima tahun dan investasi kurang dari 1 tahun merupakan lama waktu berinvestasi di Reksadana. Jika Anda memilih invetasi kurang dari 1 tahun, jenis Reksadana yang tepat untuk Anda pilih adalah Reksadana pasar uang. Reksadana pendapatan tetap dapat dipilih jika Anda tertarik melakukan investasi selama 1 hingga 3 tahun. Untuk waktu investasi selama 3 hingga 5 tahun, Reksadana campuran merupakan jenis Reksadana yang paling tepat dipilih. Sedangkan untuk invetasi yang dilakukan selama lebih dari 5 tahun, saham menjadi jenis investasi yang dapat Anda pilih.

4. Memastikan bahwa Reksadana memiliki ijin resmi

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan investasi yang legal, Anda tidak perlu ragu akan Reksadana. Hal tersebut dapat terjadi lantaran Reksadana telah memiliki ijin resmi dari OJK. Ijin yang diberikan oleh OJK bersifat mutlak dan memiliki persyaratan yang dipenuhi sehingga Reksadana dapat dipercayai secara pasti. Tidak hanya Reksadana yang memiliki ijin, manajer investasi yang berkaitan dengan Reksadana juga telah memiliki ijin resmi.

5. Membaca prospektus Reksadana

Untuk mengetahui ijin dari Reksadana, Anda dapat mengetahunya dari prospektus Reksadana. Prospektus sendiri dapat dijadikan buku manual ketika melakukan investasi di Reksadana. Anda akan menemukan beragam jenis informasi mengenai Reksadana, mulai dari biaya investasi, perijinan, kebijakan investasi, tata cara membeli dan menjual Reksadana dan manajer investasi.

Untuk melakukan investasi di Reksadana, ada baiknya jika Anda menggunakan sistem online untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai Reksadana. Ketika Anda akan melakukan investasi Reksadana setiap kalinya, Anda akan diberikan pengingat untuk membaca prospektus. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan data terbaru yang Anda lakukan ketika melakukan investasi di Reksadana. Sequis Life menjadi jenis investasi lainnya yang dapat Anda pilih. Sama halnya dengan Reksadana, Sequis Life juga memiliki manajer investasi yang dapat dipercaya. Anda dapat mempercayakan dana investasi Anda melalui investasi tersebut. Asuransi jiwa dan asuransi kesehatan menjadi beberapa produk investasi yang ditawarkan oleh Sequis Life. Anda hanya perlu menyesuaikan produk investasi sesuai dengan kebutuhan.

0 komentar:

Posting Komentar