Minggu, 21 April 2019

Memilih Botol Susu untuk Bayi

Memilih Botol Susu untuk Bayi

Saat seorang bayi sudah tidak lagi meminum ASI langsung dari ibunya, maka akan diberi susu bubuk yang biasa anak kecil minum melalui botol susu dan dot. 

Namun tahukah anda bahwa tidak semua botol susu dan dot aman untuk digunakan oleh bayi dan anak kecil? Botol susu kebanyakan dibuat dari plastik. 

Karena plastik memiliki kelebihan tersendiri, yaitu beratnya yang lebih ringan dibandingkan dengan bahan yang lain sehingga lebih nyaman untuk dipegang dan digunakan oleh bayi. Selain itu, botol susu dari plastik juga lebih murah dan mudah ditemukan.

Namun di samping kelebihan tesebut, banyak orang yang merasa khawatir dengan kandungan bahan kimia dalam botol plastik. Itu karena bahan plastik ada yang aman dan tidak aman untuk digunakan sebagai tempat makanan atau minuman. 

Oleh karena itu, pilihlah bahan plastik yang memiliki label BPA-Free atau sudah terbukti Food Grade dan aman untuk digunakan. Selain itu, sebaiknya pilihlah botol susu yang terbuat dari plastik dengan nomor 2 atau 5. Hindari memilih botol susu dengan plastik nomor 7 karena banyak mengandung BPA. 

Pilih juga botol susu yang sesuai dengan kebutuhan si kecil. Pilihlah botol dengan ukuran 50 ml jika bayi masih kecil dan tingkatkan ke ukuran yang lebih besar saat bayi sudah mulai tumbuh.

Untuk memilih dot bayi juga harus sama telitinya. Dot bayi yang terbuat dari lateks biasanya lebih lembut dan fleksibel, tapi tidak bertahan lama. Bahan lateks juga terkadang memberikan efek alergi pada bayi. Sedangkan dot bayi yang terbuat dari bahan silikon biasanya lebih kuat dan tahan lama.

Selain dengan membeli botol susu dan dot dengan bahan yang aman, para orang tua juga harus dengan benar mencuci botol susu bayi setelah digunakan. 

Gunakanlah sabun yang aman dan Food Grade untuk mencuci botol susu bayi. Sleek Baby menyediakan produk yang dibutuhkan untuk merawat bayi berupa sabun khusus untuk mencuci peralatan makan dan minum si kecil yang tentunya terbuat dari bahan yang aman.

Sabtu, 20 April 2019

Dampak Positif Pria Kumpul dengan Para Sahabat


Dampak Positif Pria Kumpul dengan Para Sahabat

Sebelum memiliki pasangan pendamping hidup, Seperti halnya perempuan laki-laki tentu juga memiliki sahabat karib. Banyak hal yang telah mereka lakukan bersama baik berolahraga, bermain playstation atau sekedar nongkrong. 

Sahabat karib di dapat biasanya dari bangku sekolah dan akan terus saling mengenal hingga masing-masing dari mereka mendapat pendamping hidup. 

Berbagi cerita masa kini dan mengenang cerita masa lalu akan membuat keduanya berbahagia, Dan tentu memiliki dampak positif.

Para wanita, ada baiknya memberi waktu khusus bagi pasangan untuk meluangkan waktu berkumpul bersama sahabat pria mereka.


Pasalnnya, studi yang dilakukan University of Gottingen di Jerman menemukan, jika saat berkumpul bersama sahabat, pria merasa lebih sehat, segar, dan bahagia. 

Berkumpul bersama kelompok sahabat pria, membuat tingkat stres pria menurun, ketimbang berkumpul bersama pasangan atau keluarganya.

Menurut studi, berkumpul bersama sahabat, para pria merasa lebih tenang dan jauh dari rasa cemas.

Studi ini dilakukan terhadap Babary macaques (kelompok kera) karena dinilai memiliki pola prilaku yang paling mendekati dengan manusia.

Christopher Ypung, dari Primate Social Evolution Group mengatakan, "Jika primata pria hidup bersama grup berkelompok mereka biasanya akan bertengkar untuk memperebutkan wanita. Namun, mereka dapat membangun persahabatan jika hanya pada kelompok sejenis. Macaques jantan ikatan sosialnya mirip dengan persahabatan pada manusia, yang mana dapat mencegah mereka dari stres sehari-hari,".

Kamis, 04 April 2019

6 Cara Mengenali Gejala Migrain

6 Cara Mengenali Gejala Migrain

Migrain yang berdenyut di kepala memang sangat mengganggu, bahkan menyakitkan. Aktivitas fisik pun dapat meningkatkan rasa sakit. Tapi tahukah Anda gejala migrain dapat bervariasi pada setiap orang?

Menurut Anne Calhoun, MD, partner and cofounder Carolina Headache Institute, di Chapel Hill, NC, pada pasien yang memiliki migrain, para ahli akan memperlakukan semua sakit kepala yang merasa rasakan sebagai potensi migrain.

Migrain terkadang sulit di bedakan dengan sakit kepala jenis lainnya. Berikut ini adalah cara untuk mengidentifikasi migrain pada diri kita:

1. Beberapa orang yang menderita migrain mengalami aura.


Biasanya dapat dirasakan melalui bentuk visual seperti cahaya benderang, titik-titik, atau garis-garis. "Anda mungkin melihat garis bergerigi kecil yang mengembang menjadi lintasan lalu bergerak melengkung," kata Dr Calhoun. Aura ini biasanya terjadi lima sampai satu jam, dengan 60 menit jeda sebelum sakit kepala muncul.

2. Depresi, mudah marah, atau kegembiraan.

Ternyata perubahan mood bisa menjadi tanda migrain. “Beberapa pasien akan merasa sangat tertekan atau tiba-tiba murung tanpa alasan," kata Dr Calhoun.
Data yang dipersentasikan oleh American Academy of Neurology pada tahun 2010 menunjukkan, depresi sedang atau berat meningkatkan risiko migrain episodik menjadi kronis.

3. Kurang nyenyak ketika tidur.

Lelah saat bangun atau kesulitan untuk tidur adalah masalah umum pada penderita migrain. Saat migrain menyerang, sulit untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.


"Banyak orang menderita insomnia sebagai akibat migrain mereka," kata Edmund Messina, MD, direktur medis dari Headache Clinic Michigan, di East Lansing. Ketidakmampuan untuk tidur ini dapat menjadi awal dari lingkaran setan. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur juga dapat memicu migrain.

4. Hidung tersumbat atau mata berair.

MenurutDr. Messina, beberapa orang dengan migrain memiliki gejala sinus, seperti hidung tersumbat, kelopak mata turun dan mata berair. Suatu penelitian yang didanai oleh GlaxoSmithKline menemukan 90% orang-orang yang mengeluh sakit kepala karena sinus, memiliki migrain.

5. Mengidam.

Beberapa orang akan menginginkan makanan tertentu (seperti mengidam), sebelum serangan migrain terjadi. Menurut Dr. Messina, biasanya yang diinginkan mereka adalah cokelat.

6. Berdenyut pada satu atau kedua sisi kepala.

Rasa sakit, nyeri, dan berdenyut adalah tanda klasik pada migrain. Rasa denyut yang disertai nyeri paling sering dirasakan pada satu sisi kepala.

Dalam sebuah survei online, National Headache Foundation menemukan 50% pasien migrain mengaku “selalu” berdenyut di salah satu sisi saja, sementara 34% mengaku “sering kali” mengalami gejala ini.

Senin, 01 April 2019

Tips Memilih Jasa Tukang Bangunan untuk Membangun Rumah

Tips Memilih Jasa Tukang Bangunan untuk Membangun Rumah

Jasa tukang bangunan dalam membantu membangun maupun renovasi rumah sangatlah dibutuhkan. Tentu Anda tidak ingin mengeluarkan banyak budget untuk membangun atau renovasi rumah, apalagi dengan hasil yang tidak maksimal. Misalnya setelah selesai direnovasi, genteng ternyata bocor, pintu dan jendela susah ditutup dan muncul masalah lainnya.

Kemungkinan rumah yang tidak sesuai dengan keinginan Anda dikarenakan pemilihan bahan baku yang kualitasnya buruk atau karena pengerjaannya tidak maksimal. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara memilih jasa tukang bangunan agar rumah yang dibangun atau direnovasi terwujud sesuai keinginan.

1. Memperhatikan rekam jejak tukang atau kontraktor

Ketika Anda ingin memanfaatkan jasa tukang bangunan maka perhatikan rekam jejaknya. Karena ini akan sangat berpengaruh pada keberhasilan renovasi atau pembangunan rumah. Pertanyaan mendasar yang bisa ditanyakan pada tukang adalah “pernah mengerjakan apa saja sebelum ini?”.

Anda bisa melihat hasil bangunan yang sudah dibangun oleh tukang tersebut dan tanyakan juga pada orang yang pernah bekerja dengannya mengenai kinerja atau hasil bangunan yang sudah dibuat, apakah memuaskan atau tidak?

2. Mengetahui apa yang ingin dikerjakan

Sebelum Anda mulai renovasi atau membangun rumah, sebelumnya rinci terlebih dahulu apa saja yang akan dibangun dan pekerjaan apa saja yang akan dikerjakan oleh tukang bangunan. 

Jika ternyata pekerjaan yang diberikan kepada tukang bangunan sedikit, maka Anda bisa menyewa jasa tukang bangunan dengan sistem harian, jadi sistem pembayarannya per hari. Namun jika pekerjaan yang dibebankan cukup berat, maka Anda bisa memilih tukang bangunan dengan sistem borongan. 

Misalnya Anda menyewa tukang bangunan harian, tetapi ternyata membuat pengeluaran membengkak, berarti lingkup pekerjaan terlalu besar dan mestinya Anda memilih tukang bangunan borongan.

3. Membuat kontrak tertulis

Selanjutnya yaitu membuat kontrak tertulis. Dengan adanya kontrak ini, maka akan membuat tukang bangunan menjadi lebih bertanggung jawab dan tidak akan meninggalkan pekerjaannya di tengah proses pembangunan. 

Anda bisa menuliskan poin-poin yang berkaitan dengan pembangunan, misalnya jika nanti terjadi masalah pada pembangunan seperti genting bocor atau rumah yang mudah rusak, semuanya bisa Anda tuliskan pada kontrak. 

Di dalam kontrak juga bisa dituliskan berapa besaran bayaran yang akan diterima tukang bangunan, lalu pekerjaan apa saja yang wajib dikerjakannya, dan waktu bekerja, serta bahan baku apa saja yang akan dipakai. Sebagai jaminan, mintalah fotokopi KTP dari tukang bangunan yang akan bekerja dengan Anda.

4. Menggunakan jasa konsultan arsitektur

Demi kelancaran dari pekerjaan tukang bangunan, Anda bisa memakai jasa pengawasan arsitek. Namun di Indonesia sendiri, penggunaan jasa konsultan arsitektur memang belum banyak digunakan. Padahal ini akan sangat bermanfaat dan berpengaruh pada proses pembangunan atau renovasi rumah.

Banyak yang mengganggap membayar jasa arsitek cukup mahal dan hanya membantu untuk merancang bentuk rumah. Padahal lebih dari itu, arsitek bisa membantu Anda dalam menghitung biaya yang harus dikeluarkan serta memilih bahan baku bangunan sesuai kebutuhan. Dengan begitu, maka bisa terhindar dari penipuan bahan baku yang biasanya dilakukan tukang. Adanya arsitek seperti menjadi pengawas pekerjaan tukang agar lebih efisien.

Jika disimpulkan maka dengan adanya arsitek bisa menghemat pengeluaran yang ada. Anda juga bisa memilih jasa arsitek yang disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Solusi tepat bagi Anda yang tidak memiliki budget lebih untuk menyewa arsitek ialah Anda bisa mulai memakai jasa mahasiswa arsitektur, tentunya kemampuan yang mereka miliki hampir sama.

Demikian tips menggunakan jasa tukang bangunan, dengan adanya jasa ini maka acara proses pembangunan rumah maupun renovasi rumah bisa terwujud dengan baik. 

Alasan kenapa Luka Pada Penderita Diabetes Susah Sembuh

Alasan kenapa Luka Pada Penderita Diabetes Susah Sembuh

Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang berbahaya. Salah satu ciri dari penyakit ini adalah luka lama sembuh. Hal ini terjadi karena tingginya kadar glukosa sehingga darah sulit atau terhambat pada kulit. Jika penderita diabetes telah mengalami hal ini, tentu harus segera dilakukan pengobatan dan penanganan yang tepat. Karena, luka tersebut bisa saja terus mengalami pertumbuhan dan semakin parah.

Ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan kenapa luka pada penderita diabetes sulit sekali hilang. Berikut ini akan kami paparkan beberapa alasannya:

1. Sirkulasi Darah yang Terhambat

Seperti yang telah kami paparkan di atas, salah satu alasannya adalah terhambatnya sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Hal ini terjadi karena tingginya tingkat glukosa atau gula darah sehingga mengakibatkan komplikasi, salah satunya ialah menyempitnya dinding pembuluh darah dan mengalami penyempitan. Bagian tubuh yang terluka pada penderita diabetes tentu memerlukan oksigen dan nutrisi yang terkandung dalam darah agar cepat sembuh.

Kurangnya asupan oksigen dan nutrisi pada bagian luka penderita diabetes, mengakibatkan sel-sel tubuh semakin sulit untuk memperbaiki kerusakan saraf maupun jaringan.

2. Menurunnya Kekebalan Tubuh

Dijelaskan oleh seorang dokter dari Amerika Serikat, bernama Asquel Getaneh, kadar glukosa yang tinggi dapat mengakibatkan sel-sel yang bertugas sebagai imun atau menjaga kekebalan tubuh melemah. Dengan demikian, luka sedikit saja yang terjadi pada penderita diabetes bisa menjadi infeksi yang sulit sekali diobati.

3. Kerusakan Saraf (Neuropati)

Salah satu komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit diabetes adalah kerusakan saraf atau neuropati. Kondisi ini adalah kondisi dimana penderita diabetes sudah tidak dapat lagi merasakan nyeri, sakit maupun perih pada bagian yang terdapat luka. Hal ini karena saraf-saraf pada tubuh telah mengalami kerusakan karena tingginya kadar glukosa. Saraf-saraf ini tidak mampu lagi mengirimkan sinyal rasa sakit pada otak.

Nah, itulah beberapa alasan kenapa luka penderita diabetes susah sekali untuk sembuh. Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui cara merawat luka yang baik dan benar. Jika luka tidak mengalami perubahan atau semakin parah dalam waktu 48 jam, maka segeralah kunjungi dokter terdekat.