Jumat, 11 September 2020

5 Faktor Pemicu Susah Hamil, Sudah Tahu?

5 Faktor Pemicu Susah Hamil, Sudah Tahu?

Setiap pasangan yang sudah menikah pasti mendambakan kehadiran seorang anak, bukan? Anda pasti akan melakukan segala cara agar cepat hamil. Mulai dari mengonsumsi makanan gizi tinggi, menghindari stress, dan lain sebagainya. Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa faktor pemicu bagi wanita yang sulit hamil. Meski kesehatannya bisa dikatakan dalam kondisi prima. Berikut faktor-faktor yang bisa menjadi penyebabnya. 

1. Tidak Memperhatikan Masa Subur

Tampak sepele namun berperan besar, menghitung masa subur merupakan salah satu cara untuk meningkatkan peluang kehamilan. Siklus haid perempuan normal biasanya 28 hari. Dari siklus tersebut bisa dijadikan acuan bagi Anda dalam menentukan masa subur. Caranya yaitu dengan menambahkan 14 hari ke depan setelah hari pertama haid. Metode ini juga berlaku bagi wanita dengan siklus haid yang berbeda. Jika tidak mengetahui periode masa subur, justru akan mempersulit Anda untuk hamil.

2. Pola Tidur yang Kurang Cukup

Anda juga patut memperhatikan pola tidur, karena cukup berpengaruh pada keseimbangan hormon. Menjaga pola tidur tidak hanya berlaku bagi perempuan saja melainkan juga penting untuk laki-laki. Meski kelihatannya sederhana, waktu tidur yang kurang mencukupi dapat memicu stress pada tubuh. Jika itu terjadi, maka kemungkinan besar berpengaruh pada tidak teraturnya siklus menstruasi pada wanita. Kurang tidur membuat hormon keseimbangan pada tubuh menjadi terganggu. Sedangkan efek bagi laki-laki bisa berdampak buruk terhadap produksi sperma.

3. Hubungan Intim yang Terlalu Sering

Melakukan hubungan intim merupakan cara yang harus dilakukan agar cepat hamil. Bagi sebagian besar pasangan yang baru saja menikah, melakukan hubungan badan bisa saja dilakukan setiap hari. Namun yang perlu diperhatikan, terlalu sering berhubungan badan terutama setiap hari akan menurunkan jumlah sperma.

Penjelasan dari Aaron Spitz yang merupakan ahli urologi dan penulis dari The Penis Book: A Doctor’s Complete Guide to the Penis menyarankan bahwa seks sebaiknya dilakukan pada masa-masa subur saja. Berhubungan seks setiap hari justru berdampak pada menurunnya kualitas dari jumlah sperma yang sehat. Ada baiknya Anda memberi jeda ketika ingin melakukan aktivitas seksual. Hal tersebut bertujuan untuk memulihkan jumlah dan kualitas sperma, setidaknya dalam kurun waktu beberapa hari. Disarankan juga untuk melakukan hubungan intim setiap dua hari sekali dalam minggu pertama sebelum masa subur. Atau bisa saja seminggu setelahnya, yaitu sekitar 4 sampai 6 hari ke depan.

4. Olahraga yang Terlalu Berat dan Keras

Berolahraga memang baik untuk perempuan yang tengah menjalankan program kehamilan. Selain menyehatkan dan meningkatkan kebugaran, olahraga membantu mempersiapkan kondisi tubuh selama persiapan program kehamilan. Namun, olahraga yang terlalu berat juga bisa menjadi risiko sulit terjadinya hamil. Dilansir dari lama Healthline, American College of Obstetricians and Gynecologists mengatakan bahwa olahraga yang terlalu berlebihan dapat dikaitkan dengan ketidaksuburan. Olahraga yang terlalu keras membuat tubuh stress. Jadi, disarankan untuk berolahraga yang ringan-ringan saja, ya.

5. Pikiran yang Stress

Satu lagi yang faktor penyebab sulit terjadinya kehamilan, yaitu pikiran yang stress. Pasangan yang baru menikah atau sudah menikah lama pasti telah melakukan berbagai cara agar bisa mendapatkan momongan. Namun, masih saja muncul pertanyaan-pertanyaan sensitif dari orang lain yang selalu menanyakan kapan akan memiliki anak. Pertanyaan tersebut bisa memicu terjadinya stress meski terkesan sederhana. Perempuan yang mengalami stress tanpa henti kemungkinan besar jarang berovulasi. Kondisi tersebut yang menjadi faktor sulit terjadinya kehamilan.

0 komentar:

Posting Komentar