Senin, 05 Oktober 2020

Langkah Persiapan Sebelum Melakukan Vaksin

Langkah Persiapan Sebelum Melakukan Vaksin

Vaksinasi merupakan bentuk usaha untuk menjaga kesehatan tubuh, juga mengurangi risiko terkena penyakit-penyakit tertentu. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak usia kecil. Biasanya di usia tumbuh kembang, vaksinasi lebih sering dan wajib bagi sebagian besar orang tua. Sedangkan saat beranjak dewasa, kegiatan vaksin dianggap tidak perlu. Nyatanya vaksin tetap disarankan untuk terus dilakukan hingga usia dewasa. Vaksin Surabaya ataupun tempat lainnya bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Beberapa jenis vaksin yang dilakukan saat dewasa meliputi vaksin pneumonia, hepatitis, HPV, MMR, dan masih banyak lagi. Vaksin bisa juga dilakukan karena alasan tertentu seperti akan melakukan perjalanan ke daerah rawan, contohnya daerah padat penduduk dengan tingkat kebersihan buruk.

Persiapan Sebelum Melakukan Vaksin

Ketika berencana melakukan vaksin, ada beberapa hal yang lebih baik diperhatikan sejak awal, di antaranya:

1. Periksa ke Dokter

Kondisi setiap orang berbeda, ini membuat Anda lebih baik periksa dan konsultasi lebih dulu dengan dokter mengenai vaksin yang ingin dilakukan. Umumnya untuk usia bayi, balita, dan anak-anak, dokter cenderung menyarankan jadwal yang disesuaikan. Berbeda dengan orang dewasa. Biasanya melihat lebih kepada kondisi kesehatan orang tersebut.

Oleh karena itu, melakukan pemeriksaan lebih dulu ke dokter menjadi langkah awal yang tepat. Terkadang ada vaksin tertentu yang harus dilakukan dengan persyaratan khusus, seperti kondisi tubuh yang harus dalam keadaan sehat.

2. Jaga Kondisi Tubuh agar Tetap Sehat

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jagalah kondisi tubuh agar tetap sehat hingga waktunya vaksin tiba. Kondisi tubuh yang kurang fit bisa mempengaruhi kerja vaksin atau memberi efek yang cukup mengganggu. Walau pada dasarnya efek samping vaksin pada setiap orang  berbeda-beda.

Namun, vaksin saat tubuh sehat lebih disarankan supaya efeknya tidak begitu parah dan tidak begitu mengganggu. Biasanya dokter akan menyarankan untuk menjadwal ulang vaksin apabila kondisi pasien sedang tidak memungkinkan.

3. Pertimbangkan Administrasi Vaksin

Harga vaksin Surabaya dengan kota lainnya berbeda-beda. Begitu juga pada setiap rumah sakit. Anda harus pertimbangkan jenis vaksin apa beserta harganya yang sesuai budget. Ada jenis vaksin yang harganya cukup tinggi, tetapi biasa disarankan untuk kasus tertentu, seperti vaksin toxoplasma bagi wanita yang merencanakan kehamilan.

Memang masih banyak yang belum menyadari betapa vaksin berperan besar dalam menjaga kesehatan untuk menghindari beragam penyakit berbahaya. Selain karena harga vaksin yang dinilai tidak murah, ada sebagian orang yang menganggap vaksin termasuk bisnis.

4. Perhatikan Efek Samping Vaksin

Efek yang dirasakan saat melakukan vaksin setiap orangnya berbeda-beda. Bisa mengalami demam, bisa juga tidak merasakan apa-apa, atau pun efek lainnya seperti diare. Biasanya efek seperti ini hanya akan dirasakan beberapa hari saja, setelah melakukan vaksin, tidak berkepanjangan.

Tetapi ada pula yang mungkin tidak begitu cocok dengan vaksin yang diberikan dan mendapat efek cukup mengganggu. Ini alasan betapa pentingnya melakukan pemeriksaan lebih dahulu dengan dokter.

Segera ke Dokter Bila Efek Vaksin Mengganggu Aktivitas Sehari-Hari

Tidak semua dari kita cocok dengan vaksin atau sering juga disebut gejala alergi vaksin. Ciri-ciri alergi terhadap vaksin seperti muncul kemerahan dan ruam pada kulit, kulit terasa gatal, badan terasa tidak enak berkepanjangan, muntah-muntah, diare, sesak napas, serta gejala lain yang bisa lebih parah lagi.

Jika Anda membutuhkan informasi mengenai vaksin, atau sedang mencari lokasi vaksin Surabaya juga kota lainnya dengan membuat janji bersama dokter? Anda bisa gunakan aplikasi Halodoc. Melalui Halodoc, konsultasi seputar kesehatan jadi lebih efisien dan praktis.

0 komentar:

Posting Komentar